![]() |
Sosialisasi program MBG di Kabupaten Oku |
Kabupaten Oku -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap pentingnya gizi masyarakat yang memiliki akses terbatas pada pangan yang berkualitas.
Hal tersebut dapat anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani , saat menjadi pembicara pada sosialisasi program MBG di Dusun Trimulyo, Desa Battuwinangin, Kab Oku Induk, Rabu, 11 Maret 2026.Kegiatan sosialisasi program MBG ini dihadiri juga oleh Koordinator Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Dirga Repindo Agustiyan, Anggota DPRD Kab Oku, Rudi Hartono, serta perwakilan BGN. Ratusan peserta juga hadir yang sudah menantikan program tersebut.
"Kami tentu menyambut baik langkah pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat," tuturnya. Program ini terutama untuk mendukung kelompok anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap pentingnya kesejahteraan gizi masyarakat yang terkadang terbatas aksesnya.
Irma Suryani juga menjelaskan tujuan pemerintah dalam membuat kebijakan MBG yang menjadi program strategis nasional. MBG ini akan diberikan merata ke seluruh Indonesia untuk menjangkau penerima manfaat.
Menurut Irma, program ini merupakan bagian dari upaya besar negara untuk memastikan bahwa anak-anak Indonesia tumbuh dengan sehat, kuat, dan memiliki kemampuan belajar yang optimal. “Kita semua memahami bahwa gizi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas generasi masa depan,” imnbuhnya.
Melalui program MBG, pemerintah berupaya memastikan bahwa anak-anak usia sekolah mendapatkan asupan makanan bergizi secara teratur, sehingga kebutuhan nutrisi mereka dapat terpenuhi dengan baik.
Berikut ini ada 4 tujuan utama dalam program MBG:
1. Memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah
Pada masa pertumbuhan, anak-anak membutuhkan asupan nutrisi yang cukup seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Dengan adanya program makan bergizi gratis di sekolah, anak-anak dapat memperoleh makanan yang tidak hanya mengenyangkan tetapi juga mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak mereka.
2. Mendukung konsentrasi dan prestasi belajar
Anak-anak yang mendapatkan asupan makanan yang cukup akan memiliki energi yang lebih baik untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Mereka akan lebih fokus saat menerima pelajaran dari guru, lebih aktif dalam kegiatan sekolah, dan diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar mereka.
3. Membantu menurunkan angka stunting dan masalah gizi
Stunting masih menjadi salah satu tantangan kesehatan yang dihadapi Indonesia. Melalui pemberian makanan bergizi secara rutin kepada anak-anak sekolah, program ini diharapkan dapat membantu mencegah kekurangan gizi serta mendukung pertumbuhan anak secara optimal.
4. Menggerakkan ekonomi lokal
Program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat di daerah. Bahan makanan yang digunakan seperti beras, sayuran, telur, ikan, dan buah-buahan dapat dipasok oleh petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal. (Kir)
