BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru PintasNews...
728 x 90 Top Banner Ads
Headline

Memuat berita utama...

PintasNews

Berita Terbaru

Lihat Semua ›

Nasional

Lihat Semua ›

Jawa Barat

Lihat Semua ›
Tampilkan postingan dengan label Sumatera -selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumatera -selatan. Tampilkan semua postingan

Irma Suryani: Program MBG Wujud Nyata Perhatian Pemerintah ke Masyarakat

 


Sosialisasi Program MBG di Pagar Alam, Sumatera Selatan

Pagar Alam – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wujud perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap makanan bergizi.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani, saat Sosialisasi Program MBG di Hotel Darma Karya, Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan, Minggu, 29 Maret 2026. Turut hadir Kepala Regional SPPG Sumatra Selatan, Ketua DPRD Pagar Alam, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta yang merupakan masyarakat setempat.

“Program MBG ini  merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap makanan bergizi,” ujar Irma Suryani. Program MBG ini juga menjadi terobosan pemerintah dalam komitmennya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi yang cukup.

Pada kesempatan yang sama Irma juga mengungkapkan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam rantai pasok program MBG. Ia berharap sumber bahan pangan dapat berasal dari pelaku UMKM dan hasil produksi masyarakat setempat.

“Saya sangat berharap bahwa sumber bahan makanan untuk program MBG dapat berasal dari UMKM dan hasil produksi masyarakat setempat di Pagar Alam dan wilayah sekitar. Misalnya dari petani sayur, peternak telur dan ayam, pedagang bahan pangan, hingga usaha kecil yang memproduksi bahan makanan lokal,” jelasnya.

Menurutnya, pelibatan UMKM tidak hanya mendukung keberhasilan program MBG, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.

“Dengan cara ini, program MBG tidak hanya memberi manfaat bagi anak-anak yang menerima makanan bergizi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Perputaran ekonomi dapat terjadi di desa sendiri, sehingga UMKM dan usaha kecil masyarakat bisa ikut berkembang,” tambahnya.

Selain itu, Irma Suryani juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program, khususnya terkait operasional dapur MBG sebagai pusat pengolahan makanan.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi pelaksanaan dapur MBG, agar pengelolaannya berjalan dengan baik, bersih, dan transparan,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis demi terwujudnya generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan sejahtera. (Nuh)

 

Irma Suryani: Dapur Sehat Penting dalam Program MBG



Sosialisasi program MBG di Sumatera Selatan 


Prabumulih Selatan --  Keberadaan dapur sehat menjadi motor utama dalam mengelola makanan bergizi sebelum dibagikan ke penerima manfaat.

"Keberadaan dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG sangat penting. Dapur sehat menjadi motor utama dalam mengelola makanan sebelum dibagikan ke penerima manfaat," tutur anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, saat Sosialisasi program MBG di Gedung Pertemuan Kelurahan Sukaraja, Prabumulih Selatan, Sumatera Selatan, Jumat, 13 Maret 2026.

Pada sosialisasi tersebut hadir pula mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN), Kepala KPPG Palembang, Nurya Hartika, Kasubbag TU KPPG Palembang, Darofan, Camat Prabumulih Selatan, Marthen Loes, Lurah Desa Sukaraja, Andriansyah, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

“Dalam pelaksanaan program MBG ada yang disebut dapur MBG, yaitu tempat pengolahan dan penyediaan makanan bergizi yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat, khususnya anak-anak sekolah. Oleh karena itu, keberadaan dapur MBG ini perlu kita jaga dan kita kawal bersama,” jelas Irma.

Pengawasan dari masyarakat sangat penting agar program ini benar-benar berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal. Dapur SPPG akan menyerap tenaga kerja yang diambil dari masyarakat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat untuk ikut mengawasi dan memastikan dapur MBG berjalan dengan baik, mulai dari proses pengolahan makanan, kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, hingga pendistribusian makanan kepada anak-anak,” tambahnya.

Irma juga berharap masyarakat Kelurahan Sukaraja dapat mendukung dan bersama-sama mengawal program ini agar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi generasi masa depan bangsa Indonesia. (Nuh

Program MBG Bentuk Nyata Perhatian Pemerintah Kepada Masyarakat




Sosialisasi program MBG di Kabupaten Oku Induk, Sumatra Selatan


Kabupaten Oku Induk -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bentuk perhatian nyata negara terhadap kesejahteraan gizi masyarakat. Terutama bagi mereka yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pangan berkualitas.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, pada Sosialisasi Program MBG di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Oku Induk, Sumatra Selatan, Kamis, 12 Maret 2026. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala KPPG Palembang, Nurya Hartika Sari, Kepala Desa Benuang, Haris Kawaludin, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. 

“Kami mendukung penuh langkah pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi bagi warga. Program ini merupakan bentuk perhatian nyata negara terhadap kesejahteraan gizi masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pangan berkualitas,” tutur Irma. 

Irma juga menekankan bahwa intervensi gizi sangat krusial untuk mencegah masalah kesehatan jangka panjang."Program ini merupakan bagian dari upaya besar negara untuk memastikan bahwa anak-anak Indonesia tumbuh dengan sehat, kuat, dan memiliki kemampuan belajar yang optimal. Kita semua memahami bahwa gizi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas generasi masa depan." Tutur Irma.

Ada pun fokus utama dari program ini adalah mendukung kelompok rentan, mencakup anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Ia menegaskan bahwa asupan nutrisi yang teratur dan seimbang bagi anak usia sekolah adalah kunci agar mereka memiliki kemampuan belajar yang optimal. Dengan gizi yang tercukupi, diharapkan anak-anak di wilayah Oku Induk dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan memiliki daya saing tinggi.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa pemenuhan gizi yang baik merupakan faktor penentu kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Program MBG dirancang sebagai upaya besar negara untuk memastikan setiap anak tumbuh dengan kuat dan sehat. Irma berharap melalui keteraturan asupan makanan bergizi ini, kebutuhan nutrisi harian masyarakat dapat terpenuhi secara merata tanpa terkecuali.

Melalui sosialisasi ini, Irma Suryani berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kebutuhan gizi dan maanfaat dari program MBG serta harapan kepada masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah demi masa depan anak dan bangsa. 

Selanjutnya sosialisasi  ditutup dengan sesi diskusi bersama peserta undangan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai mekanisme pelaksanaan program di lapangan serta pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan perangkat desa. (Nuh) 

 


Main Tags

Home Nasional Video