![]() |
Sosialisasi program MBG di Purwakarta |
Purwakarta ---- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat. Program tersebut juga memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM.
Hal tersebut diungkapkan anggota komisi IX DPR RI, Puteri Anetta Komarudin, saat Sosialisasi Program MBG di Gedung Da’wah, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kabupaten Purwakarta, Rabu, 13 Mei 2026. Turut hadir Mesak Paidjala, S.Sos., M.Si dari Universitas Dr. Soetomo, serta Yanti Likur, S.STP., M.Si dari KPPG Bogor serta ratusan peserta yang merupakan masyarakat setempat.
"Program MBG bukan hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM, " tutur Puteri.
Dalam implementasinya, lanjut Puteri, beberapa persen anggaran program dialokasikan untuk penyerapan bahan baku yang berasal dari petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM lokal. Kondisi ini menunjukkan bahwa Program MBG memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam memperkuat perekonomian lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha masyarakat.
Meski begitu, Puteri mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program, terutama terkait standar kebersihan dan kualitas layanan di beberapa dapur MBG. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional disebut telah melakukan evaluasi dan penghentian sementara terhadap sejumlah unit SPPG yang dinilai belum memenuhi standar.
“Kebijakan tersebut merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan program sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap Program MBG. Permasalahan yang terjadi pada dasarnya bukan terletak pada substansi maupun tujuan program, melainkan pada aspek teknis pelaksanaan di lapangan yang masih memerlukan penguatan dan penyempurnaan,” tambahnya.
Program MBG merupakan kebijakan strategis pemerintah yang disusun melalui proses panjang dan melibatkan banyak pemangku kepentingan. MBG dinilai memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak diharapkan mampu meningkatkan kesehatan, konsentrasi belajar, serta kualitas tumbuh kembang generasi muda.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah bersama DPR RI berharap Program MBG dapat terus berjalan optimal dengan dukungan seluruh pihak, sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Nuh)




