Jakarta – PT Badak NGL (Badak
LNG), anak perusahaan dari Subholding Upstream Pertamina, menggelar Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta pada Senin, 8 Juni
2026.
Rapat dipimpin oleh Komisaris
Utama Badak LNG, Daniel S. Purba, dan dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris,
Komite, Direksi, serta Manajemen Perusahaan. RUPST juga dihadiri para pemegang
saham Badak LNG, yaitu PT Pertamina Hulu Energi yang diwakili oleh Direktur
Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial, Edi Karyanto, serta VP
Commercial & Monetization, Kofah Baskoro; VICO Indonesia yang diwakili oleh
President & CEO, Bambang Irawan; PT Pertamina Pedeve Indonesia yang
diwakili oleh Direktur, Rahmi Amini; serta Total E&P Indonesie yang
diwakili oleh President & General Manager, Arividya Noviyanto.
Sepanjang tahun 2025, Badak LNG
berhasil mencatatkan kinerja unggul dengan capaian Key Performance Indicator
(KPI) Perusahaan sebesar 107,16%. Di tengah tantangan penurunan pasokan gas
dari hulu, Perusahaan mampu mempertahankan performa operasional yang sangat
baik melalui berbagai upaya efisiensi dan optimasi kilang. Badak LNG berhasil
memproses feed gas 14,23% lebih tinggi dari target dan menghasilkan LNG 15,83%
di atas target.
Dari aspek tata kelola
Perusahaan, Badak LNG kembali menunjukkan komitmennya terhadap penerapan Good
Corporate Governance (GCG). Hasil asesmen GCG Tahun Buku 2025 yang dilakukan
oleh asesor independen menunjukkan skor 95,77 dengan predikat “Sangat Baik”,
meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar 95,73.
Di bidang keselamatan kerja,
Perusahaan secara konsisten mempertahankan kinerja SHEQS tanpa adanya kasus
fatality maupun kecacatan permanen sepanjang tahun 2025. Dengan capaian
tersebut, total jam kerja aman sejak Lost Time Accident terakhir pada 8
Desember 2006 telah mencapai 134.609.119 jam kerja aman.
Sepanjang tahun 2025, capaian
produksi LNG mencapai 7.122.857 meter kubik dan LPG sebesar 197.496 meter
kubik, seluruhnya melampaui target RKAP tahun 2025. Badak LNG juga berhasil
mempertahankan keunggulan operasional melalui faktor ketersediaan kilang
sebesar 99,77%, jauh di atas rata-rata global sebesar 95,18%
dan Plant Thermal Efficiency (PTE) sebesar 83,34%.
Melalui unit bisnis pada tahun
2025 Perusahaan memberikan jasa Conceptual Study dan pre-FEED untuk proyek Mini
LNG Haur Gede dan Mini GTL Karang Makmur di lingkungan Pertamina Hulu Energi.
Badak LNG juga memberikan jasa operasi dan pemeliharaan LNG Filling Station
milik PT Pertamina Gas.
Berbagai kolaborasi strategis
lainnya turut dilakukan dengan PT Pertamina Marine Solution, PT Pertamina Power
Indonesia, Pertamina Trans Kontinental, Pertamina Patra Niaga, dan Pelita Air
Service guna mendukung operasional Perusahaan secara terpadu.
Sepanjang tahun 2025, Badak LNG
berhasil meraih 38 penghargaan nasional maupun internasional. Salah satu
pencapaian yang paling membanggakan adalah keberhasilan mempertahankan
penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia
untuk ke-15 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2011.
Komitmen Perusahaan terhadap
standar operasional berkelas dunia juga ditunjukkan melalui berbagai
sertifikasi internasional yang dimiliki, antara lain ISO 9001, ISO 14001, ISO
45001, ISO 50001, ISO 37001, ISO/IEC 27001, ISO 17025, Sertifikat SMK3, serta
hasil assessment HSSE Management System berbasis SUPREME dari Pertamina dengan
predikat tertinggi “Hijau Tua”.
Di bidang sosial kemasyarakatan,
Badak LNG terus melaksanakan program Community Involvement and Development
(CID) yang mengacu pada Pedoman Tata Kelola SKK Migas. Pada tahun 2025,
Perusahaan merealisasikan dana program CID sebesar Rp6,39 miliar yang
difokuskan pada sektor pendidikan, lingkungan, ekonomi, infrastruktur, studi,
kesehatan, dan kebencanaan.
President Director & CEO
Badak LNG mengatakan bahwa capaian yang diraih sepanjang tahun 2025 merupakan
hasil dari komitmen seluruh insan Perusahaan dalam menjaga keandalan operasi,
keselamatan kerja, tata kelola yang baik, serta kontribusi berkelanjutan kepada
masyarakat.
"Di tengah tantangan
penurunan pasokan gas dari hulu dan dinamika industri energi global, Badak LNG
mampu menunjukkan resiliensi dan kinerja yang solid. Capaian ini menjadi bukti
bahwa Perusahaan tetap mampu mengoptimalkan aset dan sumber daya yang dimiliki
secara aman, andal, efisien, dan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus
memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan
bisnis ke depan” ujar President Director & CEO Badak LNG, Achmad
Khoiruddin.
Melalui berbagai capaian
tersebut, Badak LNG optimistis dapat terus menjaga keunggulan operasional,
memperkuat tata kelola Perusahaan, serta mendukung ketahanan energi nasional di
tengah era transisi energi yang semakin dinamis. (Ris)