Program MBG untuk Peningkatan Kesehatan dan Ekonomi


Sosialisasi program MBG di Sukabumi 

Sukabumi -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang memiliki dampak tidak hanya pada sektor kesehatan tetapi juga pada perekonomian masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, pada Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama BGN sebagai mitra kerja di Hotel & Restoran Augusta Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 8 Maret 2026.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Saerahman, serta Tenaga Konsultan Ahli Direktorat Kerja Sama dan Kemitraan Badan Gizi Nasional (BGN), Hizbullah Yusuf. 

"Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang memiliki dampak luas, tidak hanya pada sektor kesehatan tetapi juga pada perekonomian masyarakat," tutur Zainul.

Dijelaskan Zainul, program Makan Bergizi Gratis ini bertujuan memastikan anak-anak peserta didik memiliki kecukupan gizi ketika berangkat ke sekolah. "Anak-anak yang berangkat ke sekolah dengan kondisi perut kosong tentu tidak dapat menerima pelajaran secara maksimal,” ujar Zainul.

Selanjutnya Zainul juga menjelaskan bahwa selain meningkatkan kualitas gizi anak, program ini juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal. Melalui dapur-dapur MBG yang beroperasi di berbagai daerah, kebutuhan bahan pangan seperti beras, telur, sayur, buah, dan sumber protein lainnya akan meningkat.

“Tujuan kedua dari program ini adalah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Jika kebutuhan bahan baku tersebut dapat dipenuhi oleh masyarakat sekitar, maka program ini akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat,” jelasnya. 

Zainul juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam pelaksanaan program MBG, tetapi ikut terlibat dalam rantai pasok bahan pangan bagi dapur-dapur MBG. Menurutnya, peluang ekonomi dari program ini sangat besar apabila dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku usaha lokal maupun kelompok masyarakat.

“Saya berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton atau pengkritik saja, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem rantai pasok bahan baku dapur MBG,” tegasnya. 

Disisi lain, program MBG juga dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan koperasi, BUMDes, serta pelaku UMKM sebagai pemasok bahan pangan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat memahami manfaat dan tujuan program MBG secara lebih luas serta turut berpartisipasi dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan. (Nuh)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama