Sosialisasi program MBG di Tabanan, Bali
Tabanan
– Keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada distribusi makanan
bergizi, tetapi juga pada edukasi dan penguatan sistem gizi nasional secara
menyeluruh.
Hal
tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris pada
sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Geluntung, Kecamatan
Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu, 24 Mei 2026.
Sosialisasi yang dilakukan Komisi IX bersama Badan Gizi Nasional (BGN) bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus pemahaman ke masyarakat tentang pentingnya asupan gizi sejak dini. Pemenuhan gizi masyarakat harus menjadi prioritas nasional, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan balita.
emenuhan gizi
masyarakat harus menjadi prioritas nasional, terutama bagi kelompok rentan
seperti anak-anak, ibu hamil, dan balita.
“Keberhasilan
program MBG tidak hanya bergantung pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga
pada edukasi dan penguatan sistem gizi nasional secara menyeluruh,” tutur
Charles yang hadir melalui vidio daring.
Dijelaskan
Charles pemerintah menginginkan anak-anak Indonesia tumbuh kuat, sehat, dan
siap membawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.
Untuk
itu ia juga menekankan agar Badan Gizi Nasional harus memiliki peran yang lebih
aktif dan strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai pola makan sehat.
Menurutnya, ancaman makanan ultra-proses dengan kandungan gula, garam, dan
lemak berlebih perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko
penyakit tidak menular di masa depan.
“BGN tidak cukup hanya menjadi regulator, tetapi juga harus menjadi motor edukasi gizi nasional dan benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari pola konsumsi yang tidak sehat,” lanjutnya.
rogram MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai distribusi pangan bergizi.
rogram MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai distribusi pangan bergizirogram MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai distribusi pangan bergizirogram MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalamMelalui sosialisasi ini, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pola makan sehat dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. (Ris) (Ris)