598 Atlet dari 10 Provinsi Ramaikan Cirebon Finswimming Open 2026

Cirebon Finswimming Open Tournament 2026 di Kolam Renang Chaterine Surya, Sabtu, 12 September 2026./ist


CIREBON - Sebanyak 598 atlet dari 81 klub selam di 10 provinsi mengikuti Cirebon Finswimming Open Tournament Kejuaraan Nasional Selam Antar Klub se-Indonesia 2026 di Kolam Renang Chaterine Surya, Kompleks Stadion Bima, Kota Cirebon, Sabtu, 12 September 2026.

Peserta datang dari berbagai wilayah, mulai Kalimantan Timur, Papua Tengah, Nusa Tenggara Barat hingga Maluku Utara. Kejuaraan tersebut juga melibatkan atlet dari unsur TNI dan Polri yang berasal dari 14 satuan.

Besarnya jumlah peserta membuat ajang yang dibuka Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, itu menjadi salah satu ruang kompetisi bagi atlet selam untuk menguji hasil latihan sekaligus mengukur kesiapan menghadapi agenda olahraga berikutnya.

Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng mengatakan kejuaraan tersebut memiliki arti penting bagi pembinaan atlet selam, baik kelompok junior maupun senior. Atlet junior dapat memanfaatkan pertandingan untuk mengetahui kemampuan mereka setelah menjalani latihan di klub, sedangkan atlet senior bisa menjadikannya sebagai tolok ukur persiapan menuju sejumlah kompetisi.

Menurut Mizar, Cirebon Finswimming Open 2026 juga menjadi bagian dari persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Daerah, Southeast Asia Finswimming Championship 2026 di Johor, Malaysia, serta PON 2028.

"Untuk atlet senior, event ini bisa menjadi acuan dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Daerah, Southeast Asia Finswimming Championship 2026 di Johor, Malaysia, sekaligus persiapan menuju PON 2028," jelasnya.

Mizar menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, ofisial, orang tua atlet, wasit dan juri yang datang dari berbagai daerah. Kehadiran mereka, menurut dia, menunjukkan besarnya dukungan terhadap perkembangan olahraga selam.

Ia juga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Cirebon yang telah mendukung pemanfaatan Kolam Prestasi Selam Chaterine Surya sebagai lokasi kejuaraan berskala nasional. Dukungan tersebut dinilai penting agar fasilitas olahraga yang telah disiapkan dapat digunakan untuk menggelar kompetisi.

Di sisi lain, penyelenggaraan kejuaraan nasional itu dinilai menjadi gambaran kolaborasi sejumlah pihak. Edo menyebut pelaksanaan kompetisi merupakan hasil sinergi antara Pemkot Cirebon, Pangkalan TNI Angkatan Laut Cirebon, dan Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Cirebon.

Menurut Edo, pembinaan atlet membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Pemkot Cirebon, kata dia, akan terus mengambil peran sebagai mitra dalam menyediakan ruang kompetisi bagi atlet.

Edo juga meminta para peserta menjadikan pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi terhadap proses latihan yang telah mereka jalani. Ia mengingatkan atlet agar tetap mengutamakan keselamatan dan sportivitas selama bertanding.

"Jadikan kompetisi ini sebagai parameter untuk mengukur hasil dari latihan yang selama ini dijalankan. Bertandinglah dengan kemampuan terbaik, tetap jaga keselamatan, junjung tinggi sportivitas, dan berikan penampilan yang maksimal," pesannya.

Dari sisi lokasi penyelenggaraan, Edo menilai olahraga selam memiliki keterkaitan dengan karakter Kota Cirebon sebagai wilayah pesisir. Posisi Cirebon di jalur pantai utara Jawa sejak dahulu membuat kota tersebut memiliki hubungan erat dengan aktivitas perdagangan, ekonomi, budaya dan mobilitas masyarakat.

Karakter pesisir dan kemaritiman itu, menurut Edo, selaras dengan olahraga perairan yang menjadi bagian dari finswimming. Karena itu, Pemkot Cirebon menyambut penyelenggaraan kompetisi yang mempertemukan atlet selam dari berbagai daerah tersebut.

Mizar berharap seluruh rangkaian kejuaraan berlangsung aman dan kondusif. Ia juga melihat kedatangan ratusan atlet, pendamping, orang tua dan ofisial dari luar daerah berpotensi memberikan efek terhadap aktivitas ekonomi dan jasa di Kota Cirebon.

Lebih dari sekadar persaingan di kolam, ia berharap kompetisi tersebut mampu menemukan atlet-atlet selam berkualitas yang memiliki mental juara.

"Kami berharap kejuaraan ini sukses dalam pelaksanaannya, berlangsung kondusif, dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon. Yang paling penting, mudah-mudahan dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet selam berkualitas dan memiliki mental juara," pungkasnya.*(jr)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama