![]() |
| Wali Kota Cirebon Effendi Edo bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati dan Sekda Iing Daiman saat meresmikan kantor sementara Setda Kota Cirebon di Grage City Hub, Selasa, 11 Agustus 2026./Ist |
Cirebon - Pemerintah Kota Cirebon mulai menjalankan aktivitas pemerintahan dari lokasi baru setelah Kantor Sekretariat Daerah (Setda) berpindah sementara dari Jalan Siliwangi Nomor 84 ke kawasan Grage City Hub, Selasa, 11 Agustus 2026.
Pemindahan tersebut bukan sekadar pergantian tempat bekerja. Pemkot Cirebon berharap lingkungan kantor yang lebih representatif dapat memperlancar komunikasi antarperangkat daerah, mempercepat pekerjaan administratif, sekaligus menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Peresmian kantor baru dilakukan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama Wakil Wali Kota, Siti Farida Rosmawati dan Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman. Sejumlah kepala perangkat daerah, perwakilan Grage Group, serta undangan lainnya turut hadir.
Edo menekankan, perpindahan kantor harus diikuti perubahan dalam pola kerja. Menurutnya, fasilitas dan lokasi yang lebih mendukung semestinya dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat penyelesaian berbagai urusan pemerintahan.
Ia berharap jajaran Setda dapat bekerja lebih efektif sehingga dampaknya tidak berhenti di internal pemerintahan. Ujung dari perbaikan koordinasi tersebut, kata Edo, harus terlihat dalam pelayanan yang diterima masyarakat.
“Semangat kerja juga harus meningkat, koordinasi semakin mudah dan pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat,” ujar Edo.
Setda memiliki posisi penting sebagai simpul koordinasi Pemerintah Kota Cirebon. Karena itu, Wali Kota meminta jajaran di dalamnya memperkuat disiplin, mempercepat proses administrasi, serta memberikan dukungan kepada seluruh perangkat daerah.
Menurut dia, kelancaran kerja perangkat daerah sangat dipengaruhi kualitas koordinasi dan dukungan administrasi yang berada di tingkat sekretariat daerah.
Perpindahan kantor Setda merupakan bagian dari penataan sarana dan prasarana pemerintahan. Pemkot berharap tempat kerja baru dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk pelaksanaan tugas pemerintahan.
Di lokasi tersebut, aktivitas administrasi dan koordinasi Setda mulai dijalankan. Pemanfaatan gedung ini juga diharapkan dapat membantu kesinambungan berbagai agenda pemerintahan dan pembangunan Kota Cirebon.
Dalam kesempatan yang sama, kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai Grage City Mall diperkenalkan dengan identitas baru, yakni Grage City Hub.
Kehadiran kantor pemerintahan di kawasan tersebut sekaligus memperlihatkan adanya ruang kerja sama antara Pemerintah Kota Cirebon dan sektor swasta.
CEO Grage Group, Dekon Gunawan Boediman, menyampaikan bahwa keberadaan Setda di kawasan itu dapat menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi aktivitas pemerintahan, tetapi juga ikut mendukung perkembangan kawasan serta pelayanan publik di Kota Cirebon.
Bagi Pemkot Cirebon, keberadaan kantor Setda di lokasi baru harus memberikan nilai tambah terhadap pelaksanaan pemerintahan. Koordinasi antarunit kerja diharapkan berlangsung lebih cepat sehingga berbagai persoalan administratif tidak menghambat pelaksanaan program.
Edo juga mengingatkan bahwa perubahan tempat kerja tidak akan berarti banyak tanpa perubahan pada etos kerja. Karena itu, seluruh jajaran Setda didorong untuk menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan memperbaiki disiplin dan produktivitas.
Pemkot Cirebon memastikan kegiatan pemerintahan tetap berjalan selama proses perpindahan. Dengan mulai digunakannya Grage City Hub sebagai kantor sementara Setda, pemerintah daerah menargetkan koordinasi internal semakin efektif dan pelayanan masyarakat dapat terus ditingkatkan.(Jr)
