![]() |
Sosialisasi program MBG di Makassar |
Makassar -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan gizi yang layak.Pembentukan Badan Gizi Nasional ( BGN) juga langkah strategis agar penanganan gizi dilakukan secara terstruktur, masif, dan berkelanjutan.
Hal tersebut diungkapkan anggota komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, saat sosialisasi program MBG di Cafe Vaan In Sky, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 5 April 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan BGN, Kasubag TU KPPG Makassar, Risma Ernawati, Ketua Pemuda Muhammadiyah Selayar, Ahmad, dan ratusan peserta lainnya.
"Tantangan stunting dan malnutrisi masih menjadi persoalan serius bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan," tutur Ashabul.
Untuk itu pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan DPR RI, menegaskan pentingnya implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai solusi nyata untuk mengatasi permasalahan gizi di masyarakat.
"Program MBG adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan gizi yang layak, " tutur Ashabul.
Dibentuk Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo juga merupakan langkah strategis agar penanganan gizi dilakukan secara terstruktur, masif, dan berkelanjutan.
Sebagai mitra kerja BGN, Ashabul Kahfi menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI akan menjalankan peran pengawasan secara ketat. "Kami berkomitmen memastikan implementasi program MBG berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran demi kemaslahatan masyarakat," tambahnya.
Selain fokus pada peningkatan kesehatan, sosialisasi ini juga mengungkap dampak positif program MBG terhadap sektor ekonomi daerah. Program ini dirancang dengan memanfaatkan potensi bahan pangan lokal, yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM.
Melalui sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan partisipasi aktif warga, Indonesia optimistis dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Sosialisasi ini ditutup dengan harapan bersama agar Program MBG menjadi fondasi kokoh menuju visi Indonesia Emas 2045.(Ris)
