![]() |
Sosialisasi program MBG di Sukabumi |
Sukabumi -- Program Makan Bersama Gratis (MBG) dirancang tidak hanya untuk meninggalkan gizi anak. Program MBG juga dirancang untuk membuka peluang kerja untuk masyarakat sekitar.
"Setiap dapur SPPG dapat menyerap kurang lebih 47 tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Selain itu, SPPG juga harus bekerja sama dengan petani lokal, peternak, dan UMKM dalam penyediaan bahan pangan,” tutur anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, pada Sosialisasi MBG di Pondok Laras, Senin 16 Maret 2026.
Sosialisasi ini juga dihadiri perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan ratusan masyarakat Kecamatan Cimanggis yang sudah menantikan sejak lama program MBG.
Zainul Munasichin menyampaikan bahwa program MBG merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Tujuan dari Program MBG salah satunya adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualitas hidup masyarakat dalam rangka mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045,” ujar Zainul Munasichin dalam video zoom.
Program MBG dirancang untuk memastikan akses makanan bergizi, menurunkan angka stunting dan anemia, meningkatkan performa belajar anak, serta menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, peternak, dan pelaku UMKM.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta dapat mendukung implementasi program MBG sebagai langkah nyata menuju generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif. (Nuh)
