Terpenuhinya Gizi Jadi Fondasi Persiapan Generasi Masa Depan Indonesia



Sosialisasi program MBG di Makassar 

Makasar -- Pemenuhan gizi menjadi fondasi utama dalam mempersiapkan generasi masa depan Indonesia. 

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, saat menjadi pembicara pada Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Jumat, 13 Maret 2026. 

Hadir pula kepala Sub Bag TU KPPG Makassar, Risma Ernawati, Tenaga Ahli DPR RI, Andi Muh Yusuf Amiruddin, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Ashabul Kahfi menegaskan bahwa pemenuhan gizi menjadi fondasi utama dalam mempersiapkan generasi masa depan Indonesia. Menurutnya, visi besar Indonesia menuju Generasi Emas 2045 harus dimulai dari langkah nyata hari ini melalui peningkatan kualitas gizi anak-anak.

“Indonesia memiliki visi besar untuk mewujudkan Generasi Emas 2045. Namun visi tersebut harus selaras dengan apa yang kita lakukan hari ini. Salah satu fondasi utama dalam menyiapkan generasi unggul adalah memastikan terpenuhinya asupan gizi yang baik dan seimbang bagi anak-anak Indonesia sehingga kita dapat mengurangi angka stunting dan mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik,” ujar Ashabul Kahfi. 

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong ketahanan pangan nasional.

Selain itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang. Edukasi mengenai pola makan sehat, pemenuhan gizi ibu hamil, serta pola asuh anak yang baik menjadi bagian penting dalam upaya menurunkan angka stunting di Indonesia. 

Melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, serta masyarakat, diharapkan program MBG dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat. Dengan demikian, generasi Indonesia di masa depan dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Kir)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama