Sosialisasi program MBG di Cianjur |
Cianjur – Pemenuhan nutrisi yang tepat menjadi kunci penting dalam membentuk generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.
Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, pada Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kp Loji Al Riyadl Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, 16 Maret 2026.Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Cianjur Azis Muslim dan Korwil Kabupaten Cianjur Sirojudin serta masyarakat setempat.
“Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Pemenuhan nutrisi yang tepat menjadi kunci penting dalam membentuk generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” tutur Obon.
Ditambahkan Obon, program MBG ini digagas untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya tahan yang baik.
Pada kesempatan yang sama Obon juga menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada distribusi makanan, tetapi juga pada kualitas dan standar gizi yang harus benar-benar dijaga. Oleh karena itu, pengawasan yang konsisten menjadi bagian penting dalam implementasi program di lapangan.
“Yang terpenting adalah memastikan makanan yang diberikan benar-benar memenuhi standar gizi, bukan sekadar mengenyangkan. Karena tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, Obon menyampaikan bahwa Program MBG juga dirancang untuk menjawab berbagai tantangan gizi di Indonesia, seperti stunting, keterbatasan akses pangan bergizi, hingga kondisi ekonomi masyarakat. Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk petani, peternak, dan pelaku UMKM, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis terus dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya program ini dari segi kesehatan gizi maupun perputaran ekonomi lokal. (Kir)