BGN gelar sosialisasi program MBG di Makassar |
Makassar – Badan Gizi Nasional
(BGN) terus perluas implementasi Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program
prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di
Indonesia.
Sebagai bentuk perluasan
implementasi program MBG tersebut, BGN pun meningkatkan sosialisasi kepada
masyarakat. Kali ini, sosialisasi program MBG digelar dengan melibatkan perwakilan
sejumlah komunitas di Hotel Claro Makassar pada Jumat, 27 Maret 2026.
Plt. Deputi Bidang Promosi dan
Kerjasama Badan Gizi Nasional, Gunalan. menjelaskan bahwa MBG merupakan program
yang sudah sejak lama dirancang oleh Presiden Prabowo dan sudah banyak negara yang
menjalankan program serupa. “Di Indonesia kita laksanakan program MBG ini karena
dampaknya sangat luar biasa. Seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea yang sudah
terlihat dampaknya,” tutur Gunalan. Bahkan
Gunalan juga mengaku, pihaknya sudah melakukan kajian di Papua terkait
pelaksanaan program MBG ini. “Hasilnya, setelah ada MBG, anak-anak di Papua
semakin semangat ke sekolah,” tutur Gunalan. Mereka sangat ingin mendapatkan menu
MBG dan juga berupaya menebak menu apa yang akan mereka dapatkan hari ini.
Gunalan pun menjelaskan bahwa
program MBG ini tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, tetapi
juga membangun ekosistem rantai pasok yang mandiri dan berkelanjutan. Dengan
melibatkan petani dan pelaku usaha lokal, program ini turut mendorong
pertumbuhan ekonomi daerah serta mengurangi potensi inflasi akibat
ketergantungan pasar.
“Sosialisasi dengan komunitas bukan hanya
kepada petani saja, tetapi alumni juga bisa berperan aktif. Program MBG
melarang penggunaan garam dan gula berlebihan, pewarna makanan, jadi ahli gizi
mengganti dan membuat intervensi dengan melakukan bahan-bahan yang memang aman
dan halal. Semuanya dilatih secara
professional,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama,
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Fadli Wellang, menegaskan
bahwa komunitas memiliki peran penting sebagai penggerak awal dalam mendukung
keberlanjutan program MBG.
“Program MBG hadir sebagai
respons terhadap kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya terkait persoalan
malnutrisi yang harus segera ditangani secara serius. Kehadiran Badan Gizi
Nasional menjadi langkah strategis untuk memastikan program ini berjalan
terarah dan berdampak luas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa
komunitas seperti Persada memiliki potensi besar menjadi wadah yang menyatukan
individu-individu terbaik untuk berkontribusi dalam program-program sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini,
BGN berharap implementasi MBG tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga
mampu menjangkau lebih luas masyarakat. Diharapkan semakin banyak komunitas
yang terlibat aktif dalam mendukung program MBG. Sinergi antara pemerintah,
komunitas, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi
Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Nuh)