![]() |
Sosialisasi program MBG di Kabupaten Bengkalis |
Bengkalis --- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan pilar strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus mengakselerasi kesejahteraan rakyat.
Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI, Maharani, saat Sosialisasi Program MBG di Desa Pematang Obu, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Minggu, 15 Maret 202.
"Orientasi program ini melampaui sekadar pemenuhan nutrisi anak sekolah, melainkan juga instrumen penggerak ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat dalam rantai pasok pangan dan pengelolaan dapur gizi, " tutur Maharani.
Dalam pemaparannya, Maharani menjelaskan bahwa orientasi program ini melampaui sekadar pemenuhan nutrisi anak sekolah, melainkan juga instrumen penggerak ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat dalam rantai pasok pangan dan pengelolaan dapur gizi.
“Program makan bergizi gratis ini hadir untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik agar tumbuh sehat dan mampu belajar dengan optimal. Di sisi lain, program ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat, baik dalam penyediaan bahan pangan maupun operasional dapur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Maharani.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi kolektif agar dampak program ini dapat dirasakan secara inklusif. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam operasional program akan memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa serta menjadi solusi preventif terhadap berbagai persoalan gizi di wilayah tersebut.
Senada dengan hal itu, perwakilan Badan Gizi Nasional, Syartiwidya, yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, mempertegas bahwa intervensi gizi yang tepat sasaran sejak 1.000 hari pertama kehidupan adalah kunci utama dalam memutus rantai stunting.
Melalui sosialisasi ini, Maharani berharap terbangun pemahaman yang mendalam di tengah masyarakat mengenai pentingnya pola pangan bergizi, sekaligus memastikan kesiapan warga dalam menyukseskan implementasi Program Makan Bergizi Gratis demi masa depan generasi Indonesia yang lebih kompetitif. (Ris)
