![]() |
Sosialisasi program MBG di Makassar, Sulawesi Selatan. |
Makasar --- Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Kota Makassar. Sosialisasi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak Indonesia.
Sosialisasi MBG menghadirkan anggota Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, yang juga menjabat sebagai Kapoksi Komisi IX DPR RI seh narasumber utama bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Bajiminasa 1, Tamarunang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, pada Minggu, 22 Februari 2026.
Ashabul Kahfi kembali menegaskan bahwa mereka mendukung penuh pemerintah terhadap implementasi Program MBG sebagai langkah strategis negara dalam menjamin hak dasar anak. "Program MBG memberikan makanan bergizi untuk anak yang menjadi hak mereka," tegas Ashabul.
Dijelaskan Ashabul, saat ini tidak semua orang tua mampu menyediakan itu, sehingga di situlah negara mengambil peran untuk memenuhi hak semua anak Indonesia.
Program MBG merupakan salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini dinilai sebagai kebijakan yang berpihak kepada rakyat, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Dalam kesempatan tersebut, Ashabul Kahfi juga menjelaskan bahwa makanan bergizi bukan sekadar kebutuhan, melainkan hak setiap anak bangsa. Negara memiliki kewajiban untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan haknya atas asupan gizi yang layak. Melalui Program MBG, pemerintah diharapkan mampu meningkatkan status gizi anak, mendukung konsentrasi dan prestasi belajar, serta mengurangi beban ekonomi keluarga.
Ia menekankan pentingnya pengawasan dan kualitas pelaksanaan program di lapangan. “Program ini harus dijalankan secara transparan, tepat sasaran, dan memenuhi standar kesehatan. Pengawasan, kualitas distribusi, serta standar keamanan pangan harus menjadi perhatian utama agar masyarakat percaya dan merasakan manfaatnya secara nyata,” tegasnya.
Komisi IX DPR RI memandang keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari luasnya cakupan penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan dan dampaknya terhadap kesehatan anak-anak Indonesia. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Program MBG diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (Ris)
