Aceh -- Asa untuk Aceh Tamiang, Pertamina EP Rantau Salurkan
Air Bersih dan Bantuan Sembako di puluhan desa.
Air mengalir deras dari selang truk tangki berukuran 2,5
sentimeter. Beberapa tandon air (tempat menampung air bersih) dan puluhan ember
seketika penuh. Para warga seperti balas dendam pada kekurangan air pascabanjir
besar memorak-porandakan desa mereka.
Dari kejauhan tampak Basariah (53) berlinang air mata.
Perempuan berkulit sawo matang itu terharu. Keraguannya mendapatkan air bersih
terpatahkan. Air sudah tiba di halaman rumahnya.
"Saya tidak bisa berkata-kata. Terima kasih kepada
Pertamina EP Rantau Field yang sudah bantu kami," ujarnya di Desa
Perdamaian, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu, 28
Januari 2026.
Krisis air bersih di desanya mulai teratasi setelah utusan PT
Pertamina EP (PEP) Rantau Field bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona
1 datang membawa truk tangki air berisi 12 ribu liter.
Saban hari, beberapa unit truk tangki air berseliweran ke
desa-desa di wilayah kerja PEP Rantau Field. Sejak 60 hari lalu, penyintas
banjir di Aceh Tamiang kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka harus menunggu
berhari-hari baru mendapatkan pasokan air.
"Kami sangat membutuhkan air untuk kebutuhan
sehari-hari. Tidak untuk mandi, bisa ambil air wudhu saja sudah cukup. Kami
bersyukur dapat bantuan air bersih dari Pertamina," kata Samsul, warga
Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejurusan Muda, Aceh Tamiang.
Tidak hanya air bersih, PEP Rantau Field juga menyalurkan
berbagai jenis bantuan selama tanggap darurat Aceh Tamiang. Penyaluran bantuan
sudah menyasar lebih dari 20 desa di wilayah kerjanya.
Bantuan yang diberikan meliputi pendirian posko Kesehatan
gratis, penyediaan makanan siap santap, paket sembako, kasur, selimut, bantal.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan berbagai
pihak, sehingga tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Field Manager (FM) PEP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah
menyampaikan bahwa Rantau Field berkomitmen untuk senantiasa hadir di tengah
masyarakat. PEP Rantau Field bergerak aktif dalam mendukung percepatan
pemulihan pasca bencana.
"Kendati turut terdampak banjir, kami tetap hadir di
tengah masyarakat untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan serta memastikan
penanganan kemanusiaan tidak hanya berfokus pada logistik tetapi kesehatan
masyarakat," ujarnya.
PHR Zona 1 telah menyalurkan berbagai bantuan untuk
masyarakat di sekitar wilayah kerjanya. Bantuan bahan makanan mencakup 1,62 ton
beras, 555 kg gula, 270 dus air mineral, 405 dus mi instan, 175 dus minyak
goreng, 142 dus biskuit.
Lalu, bahan pangan lainnya seperti sarden, telur, susu kental
manis dan makanan anak/bayi. Selain itu, turut disalurkan kebutuhan
sehari-hari, mulai dari perlengkapan mandi, obat-obatan, selimut, terpal, dan
popok sekali pakai.
Bantuan datang dari seluruh wilayah kerja Zona 1, dari
Sumatera Selatan, Jambi, Riau hingga Sumatera Utara. Selain itu, PHR Zona 1
juga berkolaborasi menyalurkan bantuan yang datang dari grup Pertamina
Subholding Upstream yang lain, misalnya PHR Zona 4, PHR Zona Rokan, hingga dari
Regional 2 Zona 6 PHE OSES.
Hal ini menunjukkan peran Pertamina sebagai perusahaan energi
yang tidak hanya berfokus pada keberlanjutan operasi. Tetapi, juga pada
tanggung jawab sosial kepada masyarakat, terutama di wilayah yang berada di
sekitar area kerja perusahaan.
"Komitmen ini dijalankan melalui sinergi dengan SKK
Migas, pemerintah daerah, BPBD, serta para pemangku kepentingan lainnya,"
pungkas Tomi. (Nuh)