![]() |
| Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengukuhkan anggota Paskibraka Kota Cirebon 2026 di Gedung DPRD Kota Cirebon, Minggu malam, 16 Agustus 2026, menjelang pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI./Ist |
Cirebon - Tanggung jawab mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Cirebon resmi berada di tangan para pelajar terpilih yang tergabung dalam Paskibraka Kota Cirebon 2026.
Mereka dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Cirebon, Minggu malam, 16 Agustus 2026. Pengukuhan tersebut dilakukan sehari sebelum mereka menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan, Senin, 17 Agustus 2026.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengatakan prosesi tersebut memiliki makna lebih dari sekadar seremoni. Setelah pengucapan ikrar dan penyematan, para anggota Paskibraka secara resmi menerima amanah dari Pemerintah Kota Cirebon untuk menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan.
Menurut Edo, tugas itu sekaligus membawa nama Kota Cirebon. Karena itu, setiap anggota diminta menyadari besarnya kepercayaan yang diberikan kepada mereka.
"Pengukuhan ini menandai dimulainya tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh kehormatan," ujar Edo.
Para anggota Paskibraka telah melewati proses seleksi dan pembinaan yang cukup panjang. Mereka terpilih dari kalangan pelajar tingkat menengah di Kota Cirebon setelah melalui tahapan seleksi serta pemusatan latihan.
Edo menilai proses tersebut telah membentuk sejumlah modal penting, terutama kedisiplinan, daya juang, dan ketahanan mental. Ketiga hal itu dinilai menjadi bekal untuk menghadapi tugas utama di hadapan peserta upacara dan masyarakat.
Karena waktu pelaksanaan tinggal sehari, Edo meminta para anggota menjaga fokus dan kondisi tubuh. Ia mengingatkan agar seluruh gerakan yang telah dipelajari selama latihan dijalankan sesuai arahan pelatih.
Pada pelaksanaan upacara, tugas utama Paskibraka adalah mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih. Ketepatan langkah, formasi, serta konsentrasi menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan.
Edo mengatakan masyarakat Kota Cirebon bersama pemerintah daerah menaruh kepercayaan kepada para anggota Paskibraka. Amanah tersebut diharapkan dijalankan dengan rasa bangga, percaya diri, sekaligus penuh tanggung jawab.
Perhatian juga diberikan kepada keluarga para anggota. Edo menyampaikan penghargaan kepada orang tua yang telah memberikan dukungan selama anak-anak mereka menjalani rangkaian persiapan dan masa karantina.
Menurutnya, pencapaian para pelajar tersebut tidak terlepas dari doa, restu, dan dukungan keluarga. Peran orang tua menjadi bagian penting dalam menjaga semangat mereka selama menjalani latihan.
"Keberhasilan anak-anak ini tentu tidak terlepas dari dukungan dan doa orang tua," kata Edo.
Apresiasi serupa diberikan kepada para pelatih dari unsur TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Cirebon. Mereka dinilai telah memberikan pendampingan sekaligus membentuk kesiapan fisik dan mental anggota Paskibraka.
Proses latihan yang dijalani tidak hanya berkaitan dengan kemampuan baris-berbaris. Ketelitian mengikuti instruksi, kekompakan dalam formasi, serta kemampuan menjaga konsentrasi juga menjadi bagian dari persiapan sebelum bertugas.
Setelah seluruh rangkaian pengukuhan selesai, Edo meminta anggota Paskibraka memanfaatkan waktu yang tersisa untuk beristirahat. Kondisi fisik dan mental perlu dijaga agar tidak menurun ketika menjalankan tugas pada pagi berikutnya.
"Jaga kondisi agar tetap prima dan tugas dapat dilaksanakan sebaik mungkin," pesan Edo.
Pengukuhan Paskibraka Kota Cirebon 2026 pun menjadi tahapan terakhir sebelum para pelajar tersebut menjalankan tugas di momen puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bagi mereka, prosesi tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya amanah membawa nama Kota Cirebon di hadapan publik.(Jr)
