Melalui Sosialisasi, Pemahaman Masyarakat Tentang Pentingnya Pemenuhan Gizi Terus Ditingkatkan


Sosialisasi program MBG di Kabupaten Tabanan, Bali.


Tabanan  --- Pemerintah terus berupaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini.

Upaya diantaranya dengan menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah. Sosialisasi program MBG kembali digelar di TQP Rijalallah, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat, 22 Mei 2026. Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris,  Wakil Kepala Regional BGN Provinsi Bali Ni Kade Ayu Megayani, anggota DPRD Kabupaten Tabanan Putu Yuni Widyadnyani, serta ratusan peserta undangan dari masyarakat setempat. 

Dalam sambutannya secara daring, Charles Honoris menegaskan bahwa penguatan kebijakan gizi nasional harus benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan balita.

“Langkah-langkah kecil hari ini akan menentukan masa depan bangsa. Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh kuat, sehat, dan siap membawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia,” ujar Charles Honoris.

Ia juga menekankan bahwa Badan Gizi Nasional tidak cukup hanya berperan sebagai regulator, tetapi harus aktif menjadi motor edukasi gizi nasional di tengah masyarakat. Menurutnya, ancaman konsumsi makanan ultra-proses dan tingginya kadar gula, garam, serta lemak dalam pola makan masyarakat perlu menjadi perhatian serius.

“BGN harus lebih aktif dan strategis dalam memastikan bahwa kebijakan gizi nasional betul-betul menjangkau masyarakat, khususnya kelompok rentan termasuk anak-anak,” tegasnya.

Charles juga turut mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pola konsumsi anak agar lebih sehat sesuai panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ia menyebut peningkatan penyakit tidak menular seperti stroke, kanker, hingga gagal ginjal berkaitan erat dengan pola makan yang tidak sehat.

Program MBG sendiri diperuntukkan bagi peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SMA, baik negeri maupun swasta, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini hadir sebagai solusi atas masih tingginya angka stunting, anemia, ketimpangan akses pangan bergizi, serta dampak ketidakstabilan ekonomi masyarakat.

Dengan dilakukannya sosialisasi program MBG di Tabanan ini adalah sebagai bentuk komimen pemerintah pusat dan daerah untuk  bersama-sama dalam memperluas edukasi gizi ke masyarakat. Tujuan dari sosialisasi ini juga agar dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan generasi masa depan Indonesia. (Nuh)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama