![]() |
| Indosat Ooredoo Hutchison memastikan Ramadan dan Idulfitri 2026 berjalan lebih nyaman, lebih aman, dan tetap nyambung. |
CIREBON - Perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo Hutchison memperkuat infrastruktur jaringan menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas komunikasi masyarakat.
Penguatan jaringan dilakukan di sejumlah wilayah Jakarta Raya serta kota-kota penyangga yang diperkirakan mengalami lonjakan trafik data selama musim mudik.
Wilayah yang mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga sejumlah daerah di Jawa Barat diprediksi mengalami peningkatan penggunaan data cukup tinggi selama Ramadan. Sejumlah kota seperti Bogor, Tangerang, Sukabumi, dan Garut bahkan diperkirakan mencatat kenaikan trafik antara 18 hingga 47 persen.
EVP Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia mengatakan, peningkatan kapasitas jaringan dilakukan untuk menjaga kualitas layanan di tengah meningkatnya kebutuhan komunikasi digital masyarakat selama Ramadan.
“Circle Jakarta Raya mencatat kenaikan trafik data signifikan di wilayah outer Jakarta seperti Bogor, Tangerang, Sukabumi, dan Garut dengan peningkatan 18 hingga 47 persen. Penguatan jaringan kami lakukan untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan Idulfitri,” kata Swandi dalam media update, Kamis, 5 Maret 2025.
Menurutnya, penguatan jaringan tidak hanya dilakukan di kawasan perkotaan, tetapi juga di sejumlah jalur mudik dan titik-titik strategis yang berpotensi menjadi pusat keramaian selama musim libur Lebaran.
Secara nasional, Indosat memperkuat jaringan di lebih dari 75 jalur mudik serta ratusan titik aktivitas masyarakat, seperti terminal, stasiun, pusat perbelanjaan, dan kawasan wisata. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas jaringan ketika mobilitas masyarakat meningkat tajam menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain peningkatan kapasitas jaringan, perusahaan juga menyiapkan sejumlah fitur perlindungan digital bagi pengguna layanan seluler. Salah satunya melalui teknologi penyaring spam dan potensi penipuan digital yang dinilai kerap meningkat saat periode Ramadan.
Upaya tersebut juga diikuti dengan kampanye literasi digital yang menyasar generasi muda agar lebih bijak menggunakan layanan internet serta waspada terhadap berbagai bentuk penipuan daring.
Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi tersebut juga menjalankan program sosial bertajuk “Indosat Berkah Ramadan – Surau Berdaya” di sejumlah daerah di Indonesia. Program ini difokuskan pada perbaikan fasilitas surau dan mushola sekaligus menghidupkan kembali fungsi tempat ibadah sebagai pusat aktivitas sosial masyarakat.
Swandi menyebut program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung kegiatan sosial selama bulan Ramadan.
“Melalui penguatan jaringan, inovasi perlindungan digital, kampanye edukatif untuk generasi muda, hingga program Surau Berdaya, kami ingin menghadirkan Ramadan yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.***
