Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi Informatika dan Digital (Diskomdigi) Provinsi Jawa Tengah ubah kardus bekas jadi hampers cantik |
Semarang -- Menjumpai kardus
bekas, apa yang akan Anda lakukan? Di tangan anggota Dharma Wanita Persatuan
(DWP) Dinas Komunikasi Informatika dan Digital (Diskomdigi) Provinsi Jawa
Tengah, tumpukan kardus bekas di pojok ruangan pun berubah menjadi parsel atau
hampers yang cantik dan berkelas.
Bertempat di Aula Lantai 4 Kantor
Diskomdigi Jateng, Rabu, 11 Februari 2026, mereka antusias merancang hampers
Lebaran. Mereka tenggelam dalam kesibukan kreatif, mengukur, melipat, menempel,
dan menghias parsel dengan penuh ketelitian.
Melalui kegiatan pelatihan
merancang hampers, DWP Diskomdigi Jateng tidak hanya menghadirkan aktivitas
kreatif, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi perempuan, serta
memanfaatkan barang bekas, agar lebih bernilai guna.
Pada kegiatan itu, pengrajin
profesional, Jeanne MJ Pattalala Sucahyo hadir sebagai tutor. Dengan sabar, dia
memperagakan tahapan demi tahapan pembuatan hampers yang sederhana namun
menarik.
Jeanne menjelaskan, peralatan
yang dibutuhkan relatif mudah ditemukan, seperti lem tembak, selotip bening,
double tape, penggaris, dan gunting.
Sementara untuk bahan, peserta
memanfaatkan kardus bekas yang dilapisi kain spunbond, agar tampak rapi dan elegan.
Sebagai pelengkap, digunakan bunga artifisial, pita, serta aneka isi hadiah
sesuai selera.
Suasana pelatihan terasa hangat
dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti arahan. Kardus-kardus
yang telah dilapisi spunbond kemudian diisi dengan berbagai produk pilihan.
Setelah tersusun rapi, hampers
dibungkus plastik putih transparan dan dipercantik dengan pita, serta bunga
hias dengan berbagai motif dan warna.
Tak sedikit peserta yang
mengabadikan hasil karyanya. Ada rasa bangga ketika parsel buatan tangan
sendiri tampak tak kalah menarik dengan produk di pasaran.“Sudah kelihatan
bagus hasilnya. Ini nanti bisa untuk pribadi, bisa dikasih ke saudara, atau
kalau mau dijual juga bisa,” kata Jeanne, sembari membantu salah satu peserta
merapikan posisi isi parsel.
Sementara itu, Ketua DWP
Diskomdigi Jawa Tengah, Ismiyah Agung Hariyadi menyampaikan, pelatihan semacam
itu sering dilakukan, untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas anggota.
Terkait pelatihan hampers,
menurutnya, sangat relevan dengan momentum menjelang Ramadan dan Hari
Idulfitri. Bahkan, tradisi berbagi hampers pada saat Lebaran, bisa menjadi
peluang usaha apabila dikelola dengan baik. “Harapannya, setiap kegiatan DWP
ada sesuatu yang bermanfaat untuk dibawa pulang, dan bisa dipraktikkan di
rumah. Bahkan bisa menjadi peluang ekonomi tambahan bagi ibu-ibu,” harap
Ismiyah. (Nuh)